Kemarin, kami mengeluarkan sebagian besar isi gudang perpustakaan kepada pihak lain. Sebenarnya ini lebih tepat disebut bersih-bersih gudang daripada weeding (penyiangan koleksi), yang merupakan salah satu kegiatan di perpustakaan. Di perpustakaan kami, stock opname biasa dilakukan akhir tahun akademik (bulan Juni). Biasanya kami lakukan setiap tahun, tapi mulai tahun ini menjadi 2 tahun sekali mengingat koleksi sudah semakin banyak. Dari kegiatan weeding, akan ditentukan buku mana yang akan dikeluarkan dari koleksi.
Kriteria dikeluarkannya sebuah bahan pustaka dari koleksi perpustakaan antara lain karena koleksi tersebut:
1. Rusak dan sulit untuk diperbaiki lagi
2. Terlalu banyak eksemplarnya sementara pemanfaatannya kurang
3. Isi sudah tidak sesuai dengan kurikulum (out-of-date), terutama jika itu adalah buku pelajaran
4. Isi tidak sesuai untuk usia pemakai kami (SMP & SMA dan guru).
5. Pemanfaatan sangat rendah atau malah tidak pernah dimanfaatkan (dibaca)
Jadi weeding itu bukan asal mengeluarkan bahan pustaka.
Kami banyak menerima sumbangan bahan pustaka dari berbagai pihak. Biasanya sih diterima saja untuk menambah koleksi perpustakaan, tapi sering waktu kami harus lebih selektif lagi untuk memasukkannya dalam koleksi perpustakaan. Hasil weeding saat stock opname, atau di saat lainnya, kami simpan sementara di gudang. Begitu juga dengan koran, majalah lama dan buku-buku sumbangan. Sebagian buku-buku sumbangan ini masih dalam kondisi mulus, namaun tidak kami masukkan dalam koleksi karena eksemplarnya terlalu banyak. Misalnya buku paket/pelajaran. Ada juga buku sumbangan dari pihak-pihak tertentu yang isinya kurang sesuai untuk pengguna. Akhirnya gudang kami makin penuh isinya.
Kebetulan minggu lalu, atasan kami (Direktur dan wakilnya), melihat isi gudang. Beliau menginstruksi agar buku-buku dan majalah yang masih bisa digunakan segera disumbangkan kepada yang membutuhkan. Sedangkan buku paket lama, akhirnya disepakati untuk dijual kiloannya. Sebenarnya sayang, tapi mau bagimana lagi. Itu buku menggunakan kurikulum 1994. Sudah 20 tahun berlalu! Itupun sebenarnya kami masih simpan dalam koleksi kami dalam jumlah yang wajar. Sebagian sudah pula kami sumbangkan ke beberapa sekolah. Saya bukannya senang menimbun buku-buku dan majalah tersebut, tapi memang tidak berani menjualnya. Mau disumbangkan sudah tidak ada yang berminat lagi. Tapi jika sudah ada instruksi dari atasan, sudah tentu tanpa ragu saya keluarkan. Ternyata setelah ditimbang oleh pengepul beratnya 200 kg. Harga semuanya hanya Rp 150.000 yang artinya Rp 750/kg. Jadi, dari kira-kira 13 dus buku dan majalah, jika dijual dan dibelikan buku baru, mungkin hanyak dapat 2-3 buku saja...
Isi lain yang memenuhi gudang adalah sisa majalah Orbit. Majalah ini adalah majalah pengetahuan untuk anak dan remaja. Isinya bagus. Sayang sekarang sudah tidak terbit lagi. Kami mendapat banyak majalah ini dari owner sekolah. Setelah diambil untuk koleksi sekolah dan di bagikan ke SD-Sd sekitar sekolah kami, masah ada cukup banyak di gudang. Akhirnya saya tawarkan kepada teman-teman melalui Facebook. Ada 3 orang yang berminat. Sekarang gudang perpustakaan lebih lega/lapang dengan keluarnya buku tersebut. Dan senag rasanya melihat buku dan majalah ini dimanfaatkan oleh orang lain seperti ini:
Ini adalah anak-anak Santri Ulat, yaitu kelompok bermain dan belajar anak-anak pra-TK, TK dan SD yang dikelola seorang ibu, istri guru di sekolah kami. Pesertanya anak-anak guru yang tinggal di kompleks sekolah. Mereka biasanya berkumpul di gazebo di lapangan sekolah selepas Ashar hingga menjelang Maghrib.


