Wednesday, November 4, 2009

Library Day

Bulan Oktober dirayakan sebagai Bulan Perpustakaan Sekolah Internasional (International School Library Month) terutama oleh mereka yang telah tergabung dalam International School Library Association. Perpustakaan Internat Al Kausar turut meramaikan peristiwa ini dengan menyelenggarakan Library Day bersama SMP Internat Al Kausar. Acara ini diselenggarakan pada hari Jum’at 30 Oktober 2009 di lobi sekolah. Tujuan penyelenggaraan acara ini adalah untuk mempromosikan perpustakaan sekolah serta mengingatkan kembali akan pentingnya perpustakaan dan programnya dalam menunjang kegiatan belajar mengajar. Kegiatannya meliputi:

Bookmark Exchange Project
Kegiatan ini merupakan sebuah proyek internasional yang diselenggarakan oleh IASL dimana murid di sekolah yang menjadi peserta membuat pembatas buku dan kemudian dikirimkan ke sekolah lain yang menjadi partnernya. Dalam project ini,Al Kausar mendapat partner sebuah sekolah di Millersvile, Amerika Serikat, yaitu Old Mill Middle School North. Pembuatan pembatas buku (bookmark) telah dilaksanakan pada awal bulan Oktober dalam kegiatan English Club. Setelah melalui proses penilaian, dipilih 25 karya terbaik untuk dikirim ke sekolah partner, sementara sekolah partner juga mengirimkan pembatas buku buatan muridnya dalam jumlah yang sama. Sedangkan 5 karya terbaik mendapat hadiah berupa buku.


Mini Workshop
Dengan mengundang seorang jurnalis dari majalah berita GATRA, Bapak Tian Arief, diselenggarakan sebuah pelatihan singkat mengenai Berita dan Penulisan berita. Murid-murid cukup antusias mengikuti acara ini, yang terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang mereka ajukan. Di akhir pelatihan mereka diminta membuat berita mengenai kegiatan Library Day dari berbagai sudut pandang. Hasil tulisan mereka dinilai dan dipilih tiga karya terbaik untuk mendapatkan hadiah. Pemenangnya adalah Dion Wijaya (kelas 8), Haykal Mahdi (kelas 7) dan Haikal Pradika (kelas 9). Tak lupa Pak Tian memberi sedikit analisis dari hasil tulisan murid-murid.





DEAR Challenge
DEAR (Drop Everything And Read) Challenge adalah tantangan untuk meninggalkan semua kegiatan untuk membaca dalam diam selama 15 menit. Ternyata tidak semua murid dapat memenuhi tantangan ini. Yang berhasil memenuhi tantangan ini berhak menggunakan internet di perpustakaan pada waktu khusus selama 1 jam.



Information Treasure Hunt
Kegiatan ini dilakukan dalam kelompok Guru Wali. Setiap kelompok mendapat satu set pertanyaan yang jawabanya bisa dicari dari buku, majalah, Koran dan internet. Mereka berlomba mencari jawaban dan waktu secepatnya. Dari kegiatan ini dapat terlihat bahwa masih banyak murid yang tidak tahu bagaimana mencari informasi di sumber yang berbeda, terutama dari buku dan majalah. Lomba ini dimenangkan oleh Kelompok Guru Wali Ustad Ibrohim, Pak Abdullah dan Pak Bahar.

Thursday, May 7, 2009

Thursday, January 22, 2009

Daily activities in Al Kausar Library






New Automatic System


Mulai awal semester genap 2008/2009, yaitu Januari 2009, Perpustakaan Internat Al Kausar menerapkan sistem sirkulasi baru dengan Senayan Library System. Senayan merupakan Open Source Software berbasis web yang dikembangkan oleh Perpustakaan Diknas. Persiapan penerapan sistem ini sudah dimulai sejak semester yang lalu dengan memasukkan dan menyempurnakan data bibliografis koleksi yang dimiliki perpustakaan. Setelah semua koleksi selesai diinput data bibliografisnya dan dilengkapi dengan barcode, perpustakaan kemudian mencetak kartu anggota perpustakaan yang juga dilengkapi dengan barcode. Karena sirkulasi akan menggunakan barcode scanner untuk membaca data kartu anggota dan buku yang akan dipinjam.

Penerapan sistem ini sempat terganggu selama beberapa karena adanya kesalahan pada proses upgrade ke versi terbaru, yaitu Senayan3-Stable 7. Alhamdulillah dengan bantuan para developer Senayan, sistem telah kembali normal dan bisa digunakan kembali dengan kondisi sudah ter-upgrade ke versi terbaru.
Senayan memiliki fitur yang cukup lengkap. Namun demikian, kami tetap mempertahankan administrasi manual yang lama seperti kartu buku untuk mengantisipasi hambatan berupa matinya listrik. Memang masih belum praktis kelihatannya, namun masih perlu dilakukan mengingat situasi yang ada. Rencana berikutnya adalah membangun situs perpustakaan dan meng-online-kan OPAC (Online Public Access Catalog) Senayan.